Tentang Ummi
Overview

Mengawali awal tahun 2011 Ummi Foundation lahir dengan Metode Ummi dan sistem mutunya.

Sebagai metode yang baru hadir di tengah – tengah banyaknya metode lain yang sudah ada, Metode Ummi mencoba mengambil positioning sebaga mitra terbaik sekolah atau lembaga pendidikan dalam menjamin kualitas baca Al Quran siswa – siswi mereka. Diperkuat dengan diferensiasi sebagai metode yang mudah, cepat namun berkualitas.

Strategi yang digunakan agar Ummi Foundation tumbuh Cepat adalah dengan memberdayakan SDM daerah sehingga mereka bisa mengembangkan Metode Ummi di wilayah masing-masing. Sistem manajemen mutu terus dikembangkan agar terjaga kualitas proses dan produknya seiring dengan tumbuh pesatnya pengguna Metode Ummi

Visi
Visi Ummi Foundation adalah menjadi lembaga terdepan dalam melahirkan generasi Qur’ani. Ummi Foundation bercita-cita menjadi percontohan bagi lembaga-lembaga yang mempunyai visi yang sama dalam mengembangkan pembelajaran Al Qur’an yang mengedepankan pada kualitas dan kekuatan sistem.

Misi
Mewujudkan lembaga pendidikan dan dakwah yang dikelola secara profesional.
Membangun sistem manajemen Pembelajaran Al Qur’an yang berbasis pada mutu.
Menjadi pusat pengembangan pembelajaran dan dakwah Al Qur’an pada masyarakat.

Mengapa Bernama Ummi
Kata ummi berasal dari bahasa arab “ummun” yang bermakna ibuku dengan penambahan “ya mutakallim”

Pemilihan nama Ummi juga untuk menghormati dan mengingat jasa ibu. Tiada orang yang paling berjasa pada kita semua kecuali orang tua kita terutama Ibu. Ibulah yang mengajarkan banyak hal pada kita dan orang yang sukses mengajarkan bahasa di dunia ini adalah ibu.

Pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran Al-Quran metode Ummi adalah pendekatan bahasa ibu.

 

Strategi 3 Pendekatan Bahasa Ibu
Direct Method (Langsung)
Yaitu langsung dibaca tanpa dieja/diurai atau tidak banyak penjelasan. Atau dengan kata lain learning by doing, belajar dengan melakukan secara langsung.
Repetition (Diulang-Ulang)
Bacaan Al Quran akan semakin kelihatan keindahan, kekuatan, dan kemudahannya ketika kita mengulang-ulang ayat atau surat dalam Al Quran. Begitu pula seorang ibu dalam mengajarkan bahasa kepada anaknya. Kekuatan, keindahan, dan kemudahannya juga dengan mengulang-ulang kata atau kalimat dalam situasi dan kondisi yang berbeda-beda.
Affection (Kasih Sayang Yang Tulus)
Kekuatan cinta, kasih sayang yang tulus, dan kesabaran seorang ibu dalam mendidik anak adalah kunci kesuksesannya. Demikian juga seorang guru yang mengajar Al Quran jika ingin sukses hendaknya meneladani seorang ibu agar guru juga dapat meyentuh hati siswa mereka.

PROGRAM KERJA UMMI MTs2 KOTA MALANG

  1. Langkah-Langkah Metode Ummi dalam Pembelajaran Al-Qur’an di MTsN 2 KOTA MALANG

Metode   Ummi   merupakan   salah    satu    metode    pembelajaran membaca  Al-Qur’an  yang  sudah  banyak   berkembang   di   Indonesia.   Metode   Ummi   lahir   diilhami    dari    metode-metode    pembelajaran membaca  Al-Qur’an  yang  sudah   ada   dan   tersebar   di   kalangan  masyarakat,    khususnya    dari    metode     yang     telah     sukses   mengantarkan  banyak  siswa  yang   sudah   dapat   membaca   Al-Qur’an  dengan   baik   dan   benar.  Setiap   anak   muslim    yang    lulus    SD/MI    harus   bisa   membaca   Al-Qur’an   dengan    tartil,    tidak    boleh    sampai    ada  yang  tertinggal.  Hal  ini  merupakan  bentuk  tanggung  jawab   kita   sebagai  muslim   terpilih   dalam   berkontribusi   menyiapkan   Generasi  Qur’ani,   yaitu   generasi    yang    mencintai    dan    dicintai    Al-Qur’an. Metode Ummi adalah salah satu metode membaca Al-Qur’an yang langsung memasukkan dan mempraktekkan bacaan tartil sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Tujuan metode Ummi adalah untuk memenuhi kebutuhan bagi sekolah-sekolah atau  lembaga  dalam  pengelolaan  sistem  pembelajaran  Al-Qur’an  yang   secara menejemen mampu memberikan jaminan bahwa setiap siswa yang lulus sekolah mereka dipastikan dapat membaca Al-Qur’an dengan tartil.

Secara umum proses belajar mengajar membutuhkan prosedur, tahapan dan proses yang baik dan benar disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran atau bidang studi yang diajarkan agar tujuan pembelajaran tercapai. Demikian pula dalam pembelajaran Al-qur’an Metode Ummi di MTsN 2 KOTA MALANG juga membutuhkan tahapan yang baik dan benar, mengajar anak usia SD perlakuannya tentu berbeda dengan anak usia SMP, dan tahapan mengajar Al-Qur’an yang baik adalah yang sesuai dengan problem kemampuan orang dalam membaca Al- qur’an.

            7 Tahapan Pembelajaran Metode Ummi :

  1. Pembukaan
  2. Apersepsi
  3. Penanaman konsep
  4. Pemahaman konsep
  5. Latihan / ketrampilan
  6. Evaluasi
  7. Penutup

Tahapan-tahapan yang sesuai dengan buku pedoman Ummi Fondation itu juga digunakan di sekolah MTsN 2 KOTA MALANG untuk pembelajaran Al-qur’an baik dari mulai tartil hingga tahfidznya, dalam pembelajaran hafalan atau tahfidz juga menggunakan apersepsi, lalu dilanjut hafalan baru dan evaluasi yang dijabarkan sebagai berikut :

  1. Pembukaan

Adalah kegiatan pengkondisian ustadz/ustadzah pada para siswa untuk siap belajar, dilanjutkan dengan salam pembuka dan  membaca doa pembuka belajar Al Qur’an bersama-sama

  1. . Appersepsi

Mengulang kembali materi yang  telah  diajarkan  sebelumnya  untuk dapat dikaitkan dengan  materi  yang  akan diajarkan pada  hari ini.

  1. Penanaman Konsep

Proses menjelaskan materi/pokok bahasan yang akan diajarkan pada hari ini.

  1. . Pemahaman/ latihan

Memahamkan kepada anak-anak terhadap konsep yang telah diajarkan dengan cara melatih anak untuk membaca contoh yang tertulis di bawah pokok bahasan.

  1. Ketrampilan/latihan

Melancarkan bacaan anak dengan cara mengulang-ngulang contoh/latihan yang ada pada halaman pokok bahasn dan halaman latihan.

  1. Evaluasi

Pengamatan sekaligus penilaian melalui buku prestasi terhadap kemampuan dan kualitas anak satu persatu.

  1. Penutup

Mengkondisikan anak untuk tetap tertib kemudian membaca doa penutup dan diahiri salam penutup dari ustadz/ustadzah.

Demikian langkah-langkah yang diimplikasikan pembelajaran Al- qur’an dengan menggunakan metode ummi di MTsN 2 KOTA MALANG Langkah- langkah yang di terapkan oleh ustadz/ustadzah ditunjang dengan sarana prasarana yang mendukung dan bersifat flexibel atau dapat disesuaikan dengan kemampuan siswa pada kelas yang diampu masing-masing guru.

7 Tahapan pebelajaran Ummi dimasa Pandemi ini masih tetap berjalan dengan menyesuaikan kondisi dan situasi. Pembelajaran secara Daring tetap berjalan sesuai tahapan pembelajaran , dengan menyesuaikan waktu dan alat komunikasi yang menunjang kegiatan belajar.

Munaqosyah adalah tujuan akhir siswa manakala siswa telah menuntaskan pembelajaran Al Qur’an dengan metode Ummi mulai dari jilid 1 sd .6 ditambah tadarus quran, ghorib, dan tajwid. Ujian tersebut dilakukan oleh pihak Ummi Foundation yang sebagian  besar diwakili oleh Pengurus Ummi Daerah Malang.

Latar belakang Munaqosyah

  1. Adanya perbedaan kualkitas bacaan Al qur’an siswa yang menggunakan Ummi di Lembaga / sekolah pengguna ummi
  2. Pentiungnya menjaga standarisasi kualitas bacaan Al Qur’an siswa yang menggunakan ummi
  3. Perlunya ,mengontrol kualitas pembelajaran Al Qur’An metode ummi kepada Lembaga pengguna ummi
  4. Pentingnya evaluasi hasil akhir dari pembelajarab Al Qur’An bagi Lembaga pengguna ummi

Tujuan Munaqosyah

  1. Untuk melihat kualitas bacaan Al Qur’an siswa di MTsN 2 kota Malang
  2. Sebagai bentuk apresiasi dan evaluasi dari proses pembelajaran Al Qur’an di MTsN 2 Kota Malang
  3. Untuk memastikan setiap siswa yang belajar Al Qur’an menggunakan metode Ummi bacaannya sudah standar

sama seperti Ujian Nasional, munaqosyah adalah tolak ukur siswa dan Lembaga dalam pembelajaran Al Qur’an metode Ummi. Tentu bagi kita sebagai muslim yang mempunyai pandangan AL – Qur’an sebagai petunjuk hidupnya dan menjadi pembelajaran Al Qur’ansebagai salah satu parameteryang akan mendidik anak, maka munaqosyah akan menjadi suatu tahapan pembelajaran yang sangat dinantikan bukan hanya penting tapi sangat penting.

PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK  UMMI MTs 2 KOTA MALANG.

Tujuan dari Metode UMMI adalah untuk memenuhi kebutuhan bagi sekolah atau Lembaga dalam pengelolaan system pembelajaran al -Qur’an yang secara managemen mampu memberikan jaminan bahwa setiap siswa yang lulus dari sekolah mereka dipastikan dapat membaca al-Qur’an dengan tartil. Dalam kurun waktu 3 tahun, ditargetkan setiap siswa dapat menguasai Pendidikan yang terdiri dari :

  1. Mentrampilkan siwa – siwi MTs 2 dalam membaca Al- Qur’an dengan Tartil yang meliputi :
  2. Makhraj dan huruf sebaik mungkin
  3. Mampu membaca al qur’an dengan bacaan tartil
  4. Mengenal bacaan ghorib dan mempraktekan dalam bacaan al qur’an

PROGRAM JANGKA PANJANG UMMI MTs 2 KOTA MALANG

Selama kurun waktu 3 tahun Metode Ummi di MTs 2 Kota Malang ,telah melaksanakan Munaqosyah/ kelulusan ssiwa walau dalam kondisi Pandemi sekalipun. Program jangka Panjang adalah :

  1. Munaqoyah Tartil
  2. Munaqosyah Tahfidz Juz 30 dan Juz 29
  3. Munaqosyah Tahfidz Capaian ( Bagi siswa kelas IX )

Selama masa pandemi Covid-19 Metode ummi MTs 2 Kota Malang melaksanakan pembelajaran sesuai peraturan sekolah dengan system Daring selama kurang lebih 1 tahun terakhir namun kami tetap ,mampu meluluskan siswa dengan mampu membawa al Qur’aan dengan baik.

Dibawah ini adalah kegiatan Pembelaran UMMI dan sekaligus kegiatan Supervisi guru-guru Ummi
PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19

GURU MELAKUKAN PEMBELAJARAN DARING DARI SEKOLAH

KEGIATAN KOORDINASI DAN SUPERVISI GUNA MENGEVALUASI KINERJA GURU UMMI

Koordinasi dan supervisi secara daring diberlakukan bagi guru yang WFH ( Work From Home) guna mengevalusi dan memecahkan masalah selama pembelajaran secara online. Guna memaksimalkan layanan pembelajaran al- Qur’an kepada para siswa. Untuk mencapai hasil yang optimal.

MUNAQOSYAH / KELULUSAN METODE UMMI DILAKUKAN SECARA ONLINE

PENYERAHAN SERTIFIKAT / IJAZAH  MUNAQOSYAH TARTIL JUGA TAHFIDZ