PROFIL MADRASAH RISET

1. Pendahuluan

Riset merupakan proses kegiatan penyelidikan atau eksplorasi terhadap suatu masalah yang dilakukan menurut kaidah dan metodologi tertentu secara ilmiah dan sistematis. Tujuan dilakukan riset adalah untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, menemukan fakta yang baru, atau melakukan penafsiran yang lebih baik. Akhir-akhir ini, banyak madrasah-madrasah mulai mengembangkan riset. Hal itu terlihat dalam lomba penelitian yang diadakan oleh Kementrian Agama, banyak sekali bermunculan judul-judul penelitian dari siswa-siswi madrasah. Setidaknya dengan adanya bidang riset atau penelitian di lingkungan madrasah, mampu dijadikan tolok ukur didalam hubungan antara madrasah dengan lingkungan, maupun madrasah dengan masyarakat. Seperti keberadaan sebuah madrasah setingkat aliyah yang memiliki produk keunggulan riset, setidaknya mampu memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat. Berdasarkan hasil kajian Evaluasi Diri Madrasah (EDM) MTsN 2 Kota Malang  tahun 2018, masih ditemukan kelemahan – kelemahan terkait pengembangan penelitian – penelitian siswa.

Faktor terpenting dalam menciptakan MTsN 2 Kota Malang menjadi Madrasah Riset adalah dengan mengembangkan kurikulum yang berbasis riset, tentu di dalam komponen yang ada di dalamnya meliputi visi, misi dan tujuan yang berorientasi pada penanamam tradisi riset. Selain itu, MTsN 2 Kota Malang menyiapkan fasilitas, sarana dan prasarana yang memadai serta menyiapkan tenaga pendidik yang professional yang berkompeten di bidang riset.

Dari kajian EDM (Evaluasi Diri Madrasah) dan dalam rangka mewujudkan gerakan Madrasah Riset di MTsN 2 Kota Malang menuju terwujudnya Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas, maka MTsN 2 Kota Malang berusaha untuk mencari solusi dalam mengatasi masalah tersebut, yaitu menciptakan inovasi MARES (Madrasah Research). Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam hal penelitian. Inovasi tersebut terwujud berkat kerja sama yang baik dari semua komponen di Madrasah, mulai dari Leading Sektor/ Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha dan Staff, Guru dan Karyawan, seluruh Siswa, dan juga peran serta dari Komite MTsN 2 Kota Malang dan pihak dari luar yaitu universitas negeri yang ada di kota Malang.

2. Tujuan dan Manfaat
a. Tujuan

Tujuan diadakan gerakan riset di MTsN 2 Kota Malang adalah untuk menyiapkan siswa-siswa menjadi peneliti muda yang berguna untuk diri sendiri dan masyarakat sekitar

b. Manfaat

Manfaat gerakan riset diharapkan menjadi gerakan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, inovatif, dan intelektual.

3. Bidang Penelitian

  1. Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahun Alam
  2. Bidang Sosial dan Humaniora
  3. Bidang Keagamaan

4. Kerjasama dengan Pihak Luar

  1. Universitas Brawijaya
  2. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  3. Universitas Muhammadiyah Malang
  4. Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang

MYRES (MADRASAH YOUNG RESEARCHERS SUPERCAMP)

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi saat ini, generasi muda sebagai penerus bangsa menjadi salah satu faktor penentu dalam mewujudkan kemajuan peradaban bangsa yang semakin maju. Salah satu sifat generasi muda yaitu rasa ingin tahu yang begitu tinggi sangat perlu diberikan wadah dalam menampung ide-ide ilmiah secara mendalam. Salah satunya adalah dengan memberi kesempatan kepada generasi muda yang mempunyai minat bakat di bidang penulisan ilmiah untuk menuangkan ide-ide kreatif dan inovatif adalah dengan kegiatan Madrasah Young Researchers Supercamp.

Kompetisi Madrasah Young Researchers Supercamp ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2017, semula bernama Lomba Karya Tulis Ilmiah. Jenis yang dilombakan dalam MYRES ini meliputi 3 (tiga) kategori:

1). Kategori Matematika, Sains dan Pengembangan Teknologi
2). Ilmu Sosial dan Humaniora
3) Ilmu Keagamaan Islam.

Kompetisi Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) Berbasis Riset bertujuan:

  1. Memotivasi peserta didik untuk berkreasi dalam berbagai bidang ilmu sesuai dengan minat dan bakatnya;
  2. Membangun integritas dan sikap bertanggung jawab (sikap yang terkait dengan kepedulian terhadap lingkungan), kemampuan beradaptasi dengan kondisi yang saat ini terjadi, kemampuan berpikir logis dan analitis, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, kemandirian, kepercayaan diri, serta keterampilan berkomunikasi dan kemampuan menulis karya ilmiah;
  3. Sarana pembelajaran bagi peserta didik dalam menuangkan ide-ide dan gagasan kreatif yang dituangkan dalam tulisan;
  4. Menumbuhkembangkan budaya meneliti di kalangan peserta didik;
  5. Mendorong pencapaian hasil penelitian yang orisinal, berkualitas, dan kompetitif.
  6. Mengembangkan potensi intelektual dan daya pikir kritis bagi peserta didik terhadap situasi yang berkembang;
  7. Menciptakan generasi muda yang berprestasi dan produktif dalam berkarya;
  8. Menyiapkan peserta didik untuk siap bersaing di era revolusi industri 4.0

MTsN 2 Kota Malang mengikuti lomba MYRES yang di selenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Dengan melakukan seleksi terlebih dahulu bagi peserta didik yang berminat di MYRES. Seleksi peserta dilakukan dengan mengikuti  tes tulis. Kemudian hasil seleksi terpilih beberapa peserta didik bidang PAI, IPS, dan IPA. Setelah mereka terpilih mulai dilakukan pembinaan oleh guru-guru yang ada di madrasah dan pembinaan dilakukan secara intensif per bidang studi.

Bidang lomba Kompetisi Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Ilmu Keagamaan Islam (Religious Studies)
  2. Ilmu Sosial dan Kemanusiaan (Sosial dan Humaniora)
  3. Ilmu Matematika, Sains dan Pengembangan Teknologi (Math, Science, and Technological Development)

Jadwal Pelaksanaan MYRES

Koordinasi Pembina MYRES

Pendampingan Dari Dosen UIN