MTsN 2 Kota Malang

  1. PENDAHULUAN

            Berdasarkan hasil kajian Evaluasi Diri Madrasah (EDM) MTsN 2 Kota Malang  tahun 2018, masih ditemukan kelemahan – kelemahan dalam beberapa hal, diantaranya masih ada siswa yang belum lancar membaca Al-Qur’an, kurangnya pengembangan kewirausahaan, pelayanan kepada public / masyarakat kurang memuaskan, kurangnya pengembangan penelitian – penelitian siswa, dan perawatan sarana prasaranan yang masih harus ditingkatkan lagi.

Dari kajian EDM (Evaluasi Diri Madrasah) dan dalam rangka mewujudkan gerakan Madrasah Inovatif dan Gerakan Furudul Ainiyah di MTsN 2 Kota Malang menuju terwujudnya Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas, maka MTsN 2 Kota Malang berusaha untuk mencari solusi dalam mengatasi kelemahan – kelemahan tersebut. Beberapa solusinya adalah menciptakan inovasi – inovasi, yaitu :

  1. GEMARI (Gerakan Membaca Al-Qur’an Setiap Hari)
  2. GELIS A (Gerakan Peduli Siswa)
  3. GERAKAN JUMADI (Gerakan Jumat Asri dan Indah)
  4. SI MANIS (Aksi Matsanda Nihil Sampah)
  5. MARES (Madrasah Research)
  6. GELIS (Gerakan Literasi Siswa)
  7. PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu)
  8. PPDB On Line

Setelah adanya inovasi – inovasi tersebut, banyak manfaat yang dapat diambil, diantaranya :

  1. Gerakan Membaca Al-Qur’an Setiap Hari, menjadikan MTsN 2 Kota Malang bebas buta huruf Al-Qur’an
  2. Gerakan Peduli Siswa, banyak siswa siswi MTsN 2 Kota Malang yang terbantu untuk biaya sekolahnya, karena kondisi ekonomi orang tua yang kurang mampu
  3. Gerakan Literasi Siswa menggali potensi siswa dalam hal menulis dan meningkatkan minat baca para siswa.
  4. Gerakan Jumat Asri Dan Indah, dapat menciptakan lingkungan madrasah yang lebih asri dan indah, serta dapat meningkatkan kepedulian siswa terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan madrasah.
  5. Aksi Matsanda Nihil Sampah, dapat memanfaatkan sampah An Organik dan sampah Organik di sekitar madrasah dan dapat menghasilkan inkam / pemasukan bagi siswa yang aktif mengumpulkan sampah An Organik.
  6. Madrasah Research, dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam hal penelitian.
  7. Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dapat meningkatkan dan memudahkan akses pelayanan terhadap masyarakat.
  8. PPDB On Line, dapat meningkatkan jumlah peminat yang mendaftar di MTsN 2 Kota Malang.

Inovasi – inovasi tersebut terwujud berkat kerja sama yang baik dari semua komponen di Madrasah, mulai dari Leading Sektor / Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha dan Staff, Guru dan Karyawan, seluruh Siswa, dan juga peran serta dari Komite MTsN 2 Kota Malang.

            Dari inovasi – inovasi tersebut merupakan gambaran adanya gerakan dari MTsN 2 Kota Malang, menuju Madrasah hebat dan bermartabat.

            Inovasi – inovasi tersebut dikemas dalam bentuk video, dengan tujuan dapat lebih mudah terakses melalui YouTube atau Web Madrasah, sehingga menjadi lahan promosi MTsN 2 Kota Malang melalui Sosial Media.

            Gerakan – gerakan ini perlu terus dikembangkan, agar semua potensi yang ada di MTsN 2 Kota Malang dapat tergali semuanya, dan menjadi jalan untuk terwujudnya Visi dan Misi MTsN 2 Kota Malang, yaitu Menjadi Madrasah Berstandar Nasional dan Internasional yang Berakhlakul Karimah, Inovatif, dan Kompetitif.

 

 

 

  1. PROGRAM INOVASI MTsN 2 KOTA MALANG

 

  1. GEMARI (Gerakan Membaca Al-Qur’an Setiap Hari)

Gerakan Membaca Al-Qur’an Setiap Hari (GEMARI) menjadi program yang dapat mengatasi permasalahan bagi siswa yang belum dapat membaca Al-Qur’an, dan menjadi wahana bagi siswa untuk mengembangkan tahfidz.

Harapannya dengan program ini seluruh warga madrasah memiliki kecintaan yang dalam terhadap Al-Qur’an dan menjadi generasi Qur’ani.

 

GEMARI (Gerakan Membaca Al-Qur’an Setiap Hari) ini, kegiatannya berupa :

 

  1. Membaca Al – Qur’an tersentral

Pelaksanaannya setiap hari Senin, Selasa, Kamis, Jumat setelah pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah. Salah satu guru membaca Al-Qur’an tersentral dan diparalelkan ke semua kelas, sedangkan siswa menyimak dan membaca Al-Qur’an sesuai dengan surat dan ayat yang dibaca oleh guru tersebut. Setiap hari rutin membaca satu ‘ain.

Khusus untuk hari Jumat, membaca Surat Yaasin bersama-sama di masjid setelah Sholat Dhuha.

Foto : Guru Pembina Membaca Al-Qur’an tersentral

Foto : Siswa Mengikuti Membaca Al-Qur’an Tersentral

 

  1. Mengaji Metode UMMI

MTsN 2 Kota Malang bekerja sama dengan UMMI Foundation untuk menyiapkan siswa – siswa siap dapat membaca Al-Qur’an dengan benar.

Pelaksanaannya setiap hari Rabu dan Sabtu di jam pertama. Mekanismenya yaitu dibuat perkelompok sesuai dengan tingkatan kemampuan siswa. Harapannya bagi siswa yang masuk di MTsN 2 Kota Malang yang awalnya belum bisa membaca Al-Qur’an menjadi bisa dan benar bacaannya, sedangkan yang sudah bagus bacaannya bisa melanjutkan ke tahfidz.

Kelompok UMMI ada 22 kelompok dengan pengajar juga 22 orang.

Foto : Kegiatan Mengaji Oleh UMMI Foundation

 

  1. Kegiatan Khotmil Qur’an sebulan sekali ( setiap Jumat Manis )

Kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh bapak ibu guru dan karyawan serta siswa remas Al – Ikhlas MTsN 2 Kota Malang setelah KBM selesai. Masing – masing membaca satu juz.

         

          Foto : Kegiatan Khotmil Qur’an guru dan karyawan setiap Jumat Manis

 

  1. GELIS A (Gerakan Peduli Siswa)

Bentuk Gerakan Peduli Siswa ini adalah :

  1. Gerakan Peduli dari guru dan karyawan untuk siswa

Bapak ibu guru dan karyawan yang berkenan membantu siswa yang kurang mampu setiap bulannya memberikan bantuan yang dikordinir oleh salah satu guru.

  1. Gerakan Peduli Siswa untuk Siswa

Amal dari siswa yang terkumpul di setiap hari jumat akan digunakan untuk membantu siswa yang tidak mampu. Caranya adalah masing masing kelas diedari kotak infak oleh OSIS, dan dikumpulkan kepada salah satu guru.

Khusus untuk hari Sabtu diadakan gerakan 1000 rupiah dari siswa.

Selama ini jumlah siswa yang sudah mendapatkan bantuan sejumlah 19 siswa, masing masing sebesar Rp. 120.000 untuk pembayaran sahriyah. 

 

 Foto : Penerimaan SK bagi siswa yang menerima bantuan program peduli siswa yang diterimakan kepada Wali Murid

 

  1. Santunan Anak Yatim.

Santunan anak yatim diberikan pada saat peringatan tahun baru Islam di bulan Muharram. Pengumpulan dana berasal dari bapak ibu guru dan karyawan, wali murid, dan sponsor lain di luar madrasah. Selain disalurkan kepada siswa yang berhak menerima, sebagian santunan juga disalurkan kepada panti asuhan di sekitar madrasah. Pada Tahun 2019 santunan terkumpul sebesar Rp. 19.052.200 yang dibagikan kepada 30 orang siswa dan 3 panti asuhan disekitar madrasah. Untuk santunan kepada panti asuhan, selain berupa uang, juga berupa sembako dan pakaian layak pakai yang dikumpulkan dari siswa, guru, dan karyawan.

 

 

 

   

            Foto: Santunan Anak Yatim ke Panti Asuhan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

         Foto: Santunan Anak Yatim Piatu siswa MTsN 2 Kota Malang

 

  1. GERAKAN JUMADI (Gerakan Jumat Asri dan Indah)

Gerakan ini dilakukan setiap hari Jumat di jam pertama. Seluruh siswa, guru, dan karyawan turut berpartisipasi membersihkan lingkungan madrasah dan di dalam kelas masing masing. Untuk perawatan taman masing masing kelas sudah mendapatkan tugas untuk merawat taman dengan pembagian wilyah taman.

Adapun foto – foto kegiatan Jumat Bersih, sebagai berikut :

 

 

 

 

 

  1. SI MANIS (Aksi Matsanda Nihil Sampah)

MTsN 2 Kota Malang dalam rangka menuju Madrasah Adiwiyata membentuk Tim BSM (Bank Sampah Matsanda) yang bekerja sama dengan kelompok Bank Sampah dan Bank Tani Eltari, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang dan Bank Sampah Kota Malang, serta DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Malang. Siswa yang tergabung dalam BSM mendapatkan penyuluhan tentang pemanfaatan sampah An Organik dan Organik dari Kader Bank Sampah Eltari. Kami MTsN 2 Kota Malang membentuk Bank Sampah Armatsanda. Siapapun warga madrasah dapat menyetor sampah An Organik. Ke Bank Sampah Armatsanda, dan oleh Tim BSM akan dipilah, ditimbang,  dicatat dan dimasukkan ke dalam buku tabungan masing masing. Setiap bulan sampah An Organik yang telah terkumpul akan diambil oleh Bank Sampah Kota Malang. Tabungan dapat diambil sebulan sekali, dan diterimakan kepada siswa yang menyetor sampah. Selain itu sampah An Organik juga dimanfaatkan untuk kerajinan daur ulang.

Sedangkan sampah Organik dimanfaatkan untuk pupuk yang digunakan untuk kegiatan Green School. MTsN 2 Kota Malang membudidayakan tanaman Sayur Organik, diantaranya Bayam, Kangkung, dan tanaman Indigofera.

Proses pengolahan sampah organic dengan cara pembuatan Biofori.

 

 

          Foto : Siswa bertanam sayuran

Foto : Siswa merawat sayuran

 

Foto: Siswa memanen sayuran

 

Foto : Siswa mengumpulkan sampah An Organik dari tong sampah

 

Foto : Siswa memilah sampah bersama kader bank sampah Eltari

 

Foto : Proses Penimbangan Sampah

Foto: Pengangkutan Sampah oleh Bank Sampah Kota Malang

 

 

Foto: Buku Tabungan dari Bank Sampah Kota Malang

 

Foto : Proses pembuatan kerajinan daur ulang

           Foto : Proses pembuatan kerajinan daur ulang

 

          Foto : Pembimbingan siswa pembuatan Biofori

 

 

Foto : Lubang Biofari yang sudah jadi

 

 

  1. MARES (Madrasah Research)

Adapun Program MARES ini MTsN 2 Kota Malang memanfaatkan tanaman Indigo vera untuk diolah menjadi pellet (sentrat makanan ikan). Di kebun MTsN 2 Kota Malang memiliki kurang lebih 25 tanaman Indigo vera. Produksi pelet ini dibimbing oleh kelompok Tani Eltari Kelurahan Cemorokandang. Pelet yang dihasilkan memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dari pada pelet yang beli di pasaran. Program selanjutnya dari pembuatan pellet ini adalah memanfaatkan secara langsung untuk budidaya ikan lele/ mujair di MTsN 2 Kota Malang.

Kebun Indigo vera yang dimiliki MTsN 2 Kota Malang akan diupayakan menjadi “Kebun Penelitian”.

Foto : Tanaman Indigo vera

 

          Foto : Bahan – bahan untuk pembuatan pellet ikan

Foto : Pencampuran bahan bahan pellet ikan

 

Foto : Proses penggilingan adonan pellet ikan

 

Foto : Pellet yang sudah jadi, siap dijemur

 

Selain itu program MARES juga memanfaatkan bahan bekas untuk pembangkit tenaga listrik dengan bimbingan dosen dari Universitas Brawijaya. Bahan bekas yang digunakan adalah batang ferit dari baterai bekas, potongan Aluminium dari panci bekas, dan magnet. Sedangkan larutan elektrolitnya menggunakan larutan garam dapur ( NaCl).

Foto : Praktikum penyusunan alat pembangkit listrik

Foto : Praktikum penyusunan alat pembangkit listrik

 

Foto : Praktikum penyusunan alat pembangkit listrik

 

  1. GELIS (Gerakan Literasi Siswa)

Gerakan Literasi Siswa ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa, meningkatkan wawasan / pengetahuan siswa, menggali dan meningkatkan potensi menulis siswa dan juga guru.

Sarana dan prasarana yang disediakan oleh madrasah untuk kelancaran program literasi ini adalah perpustakaan, gazebo literasi, sudut baca di kelas, ekstrakurikuler pidato bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris, ekstrakurikuler majalah dinding dan majalah Kharisma.

Upaya untuk memperbanyak jenis buku diperpustakaan adalah dengan mendapat sumbangan buku dari siswa kelas 9 yang akan lulus.

Majalah dinding selalu diisi dengan berita / informasi ter-Uptudate, oleh siswa – siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler manding. Majalah Kharisma diterbitkan setahun sekali. Program selanjutnya akan diterbitkan per semester. Sedangkan buku – buku yang berada di sudut baca setiap kelas adalah hasil sumbangan dari wali murid.

Dari ekstrakurikuler pidato 3 bahasa telah berhasil mencetak para juara pidato sampai tingkat provinsi. Harapannya akan mencetak juara berpidato tingkat nasional.

Sudah cukup banyak hasil karya siswa dan guru, diantaranya buku kumpulan puisi dan cerpen siswa, buku hasil karya guru.

Foto : Guru pembimbing literasi di MTsN 2 Kota Malang

Foto : Suasana Siswa belajar di gazebo

 

Foto : Salah satu sudut baca di ruang kelas

 

 

Foto : Sudut Baca di Ruang Kelas

 

 

             Foto : Majalah Karisma dan cerpen hasil karya siswa

 

 

          Foto : Cerpen hasil karya siswa

 

 

  1. PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu)

PTSP merupakan suatu bentuk upaya perubahan pelayanan kearah yang lebih efektif dan efisien ( reformasi birokrasi ).

Tujuan adanya PTSP adalah meningkatkan kualitas layanan public, yang diharapkan terwujud pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, pasti, dan terjangkau. Selain itu juga untuk meningkatkan hak – hak masyarakat terhadap pelayanan publik, sehingga pelayanan birokrasi akan lebih sederhana dan terkoordinasi.

            PTSP di MTsN 2 Kota Malang memegang prinsip : kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, akurasi, keamanan, tanggung jawab, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, kedisiplinan, kesopanan, keramaham, dan kenyamanan.

            Alur pelayanan di MTsN 2 Kota Malang adalah:

  • Tamu diterima oleh satpam
  • Satpam memberikan ID Card kepada tamu
  • Satpam mengarahkan parkir tamu dan mengarahkan tamu ke ruang PTSP
  • Petugas PTSP menanyakan tujuan atau keperluan tamu
  • Petugas PTSP meminta tamu mengisi buku tamu.
  • Petugas PTSP memberikan pelayanan sesuai dengan tujuan tamu datang
  • Tamu mengembalikan ID Card dipos satpam.

Di MTsN 2 Kota Malang telah memiliki prasarana ruang PTSP yang cukup memadai.

Di Bawah ini kondisi ruang pelayanan sebelum dan sesudah adanya inovasi / perubahan pelayanan.

 

Foto : Kondisi ruang pelayanan sebelum renovasi

 

 

  

          Foto : Ruang pelayanan PTSP setelah renovasi

 

 

 

 

Foto : Ruang tunggu PTSP

 

  1. Program PPDB On Line

Mulai tahun 2019, proses PPDB di MTsN 2 Kota Malang menggunakan jalur pendaftaran secara On Line.

Manfaat PPDB secara On Line di MTsN 2 Kota Malang, adalah calan peserta didik yang akan mendaftar lebih mudah mengakses persyaratan dan cara pendaftaran, pendaftar tidak harus datang ke madrasah, dapat mendaftar di luar jam kerja, dapat melihat hasil/ pengumuman secara cepat.

            Program PPDB On Line ini di lakukan masih dalam tahun 2019 ini, dan ternyata membawa hasil yang cukup baik. Dengan adanya ini, calon pendaftar juga berasal dari daerah di luar kabupaten dan kota Malang. Dari segi jumlah pendaftar lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya.

            Adapun keutamaan adanya PPDB On Line ini bagi MTsN 2 Kota Malang adalah :

  • Input data siswa baru
  • Penghematan administrasi PPDB terutama dalam cetak formulir dan map
  • Efisiensi tugas panitia dalam hal pelaksanaan piket
  • Monitoring pendaftaran secara real time
  • Tugas panitia piket hanya memandu calon pendaftar saat pendaftaran di posko

Sedangkan mekanisme pendaftarannya adalah sebagai berikut :

  • Pendaftaran Secara Online yang di lakukan oleh Calon Peserta Didik dengan cara mengisi formulir dan upload berkas sesuai jalur penerimaan yang dipilih, yaitu : Jalur Prestasi dan Jalur Reguler
  • Seleksi dilakukan panitia di online berupa verifikasi formulir yang diisi serta berkas yang upload oleh calon peserta didik, sedangkan offline dengan menganalisa hasil tes yang dilaksanakan serta menentukan kelulusan atau pengumuman di terima / ditolak

 

            Di bawah ini disajikan alur pendaftaran secara On Line di MTsN 2 Kota Malang.