Ciptakan Prestasi dan Kebersamaan di Madrasah Pembinaan ASN MTsN 2 Kota Malang oleh Direktur KSKK Dirjen Pendis Kementerian Agama RI

Kota Malang – Rabu (12/06/2024) tepat pukul 15.00 saat rintik hujan turun di pelataran madrasah puluhan GTK telah memenuhi Aula MTsN 2 Kota Malang untuk mengikuti pembinaan oleh Direktur KSKK Dirjen Pendis Kementerian Agama RI. Kedatangan beliau disambut dengan tampilan Tari Saman yang disuguhkan oleh para penari ekstrakurikuler bimbingan Ferika Mandanti, S.Pd selaku guru Seni Budaya MTsN 2 Kota Malang. 

Kegiatan diawali dengan bacaan Asmaul Husna yang dilantunkan oleh Yahya Al Rasyid dan Safina dari kelas 8 sekaligus sebagai santri Mahad Nawaina MTsN 2 Kota Malang. Acara dilanjutkan sambutan hangat kepala madrasah Mokhammad Amin Tohari, S.Ag., M.Pd.I yang merasa suka cita dan gembira karena Direktur KSSKK tersebut berkenan hadir di kampus asri MTsN 2 Kota Malang, di sela-sela padatnya jadwal beliau.  

Pembinaan oleh Direktur KSKK Dirjen Pendis Kementerian Agama RI dilakukan langsung oleh Dr. H. Muchammad Sidik Sisdianto, M.Pd yang naik podium ketika matahari yang tidak lama kemudian akan tenggelam di ufuk barat menjelang senja. Dengan support langsung dari beliau yang turut serta membakar semangat seluruh GTK MTsN 2 Kota Malang. “Saya merasa bahagia dan bangga bisa hadir didepan Bapak dan Ibu semua, perlu diketahui saat ini madrasah sudah menjadi destinsi utama orang tua untuk menimba ilmu,” ungkap direktur KSKK tersebut. Beliau juga menambahkan telah muncul tagline “Madrasah Hebat Bermartabat” pada tahun 2017 alasannya karena sudah banyak prestasi yang sudah diraih oleh madrasah. Setelah itu berubah lagi menjadi “Madrasah Mandiri Berprestasi” berikutnya adalah tagline “Berprestasi Maju Mendunia.” Terkait ini semua sudah kita komunikasikan dengan LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) sehingga anak anak yang berprestasi dapat melanjutkan sekolah ke luar negeri, misalnya ke Korea, dan tingkat Asia Tenggara ke Singapura. 

Beliau juga memotivasi seluruh GTK MTsN 2 Kota Malang, “Saya ingin mengajak bapak ibu sekalian untuk mengekosistem madrasah lebih baik dan lebih semangat lagi. Kuncinya adalah sederhana dengan kita mampu mewujudkan suasana nyaman di madrasah maka akan melahirkan energi postif dan tidak ada lagi prasangka yang tidak baik.” Beliau juga menegaskan dengan mengulang ulang sebagai bentuk penguatan juga bahwa “Semua GTK memiliki potensi yang sama, integritas yang sama, loyalitas yang sama dengan cara berikan mereka pekerjaan dan tugas sesuai dengan bidangnya. Ibaratnya rumah ini adalah rumah kita bersama, dengan memiliki rasa kebersamaan pastinya akan memiliki rasa yang sama.

Di hadapan seluruh hadirin beliau juga menandaskan bahwa “Sebagai GTK MTsN 2 Kota Malang ada 4 hal penting yang perlu disiapkan untuk lebih baik lagi:” yang pertama membangun Team Work adalah seperti doa yaitu, semakin banyak yang terlibat dalam doa, terlibat dalam tim kita maka semakin cepat harapan-harapan kita semakin cepat terwujud. Libatkan semua tidak ada yang supermen yang ada adalah supertim. Berikutnya Network merupakan membangun jejaring seperti olahrga. “Saya meyakini bapak ibu percaya bahwa olahraga itu penting. Membangun jejaring itu penting tapi tidak semua dari kita sepakat kalau membangun jejaring itu juga penting untuk meningkatkan kerja sama antara stekholder dengan para komite. Tokoh agama, tokoh masyarakat , semua adalah tugas kita bersama untuk pelayanan yang lebih baik. Selanjutnya Kolaborasi adalah dengan memksimalkan kinerja yang dimiliki meningkatkan kerja sama. Dengan prinsip kita sama-sama hebat, sama kuat, sama-sama juara. Saling menguatkan dan mengingatkan antara bapak ibu semua. Mari sama-sama kita tanamkan untuk tidak seperti mental kepiting. Yang keempat adalah Inovasi berupa mimpi bagaimana kita menciptakan sejarah baru karena sejarah akan ada dengan kita sendiri yang menciptakannya. Dengan cara memaksimalkan potensi yang ada dalam diri kita karena mimpi kita adalah harus terukur. 

Di akhir kegiatan pembinaan beliau juga mendorong kepada GTK MTsN 2 Kota Malang mari ciptakan tradisi prestasi di madrasah ini dengan cara membuat etalase. Etalase itu adalah prestasi anak-anak para peserta didik. Jangan lupa untuk mengapresiasi peserta didik kita yang berprestasi. Berotak Jerman, berhati Mekkah, dan tetap berkarater Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*