Menyambut Madrasah Adiwiyata Tingkat Propinsi

Jum’at, 23 Februari 2024. Dalam upaya mempersiapkan diri untuk menjadi sekolah Adiwiyata tingkat propinsi, MTsN 2 Kota Malang dengan luas kurang lebih 1,5 hektar telah melakukan pembenahan lingkungan sampai melengkapi dokumennya. Madrasah berupaya memaksimalkan setiap potensi yang ada dilingkungan madrasah dijadikan area yang bermakna dalam menunjang pembelajaran.

MTsN 2 Kota Malang  menjadi madrasah yang hijau, rindang, dengan menanam pohon buah, bunga dan sayuran. Berbagai pohon buah-buahan sudah banyak yang bisa dipanen dan dinikmati oleh warga madrasah. Buah-buahan yang sudah dipanen seperti; nangka, mangga, rambutan, pepaya, sirsak, klengkeng, dan matoa. Semua warga madrasah sangat senang dapat merasakan hasil panen dari kebun madrasah.

Madrasah berupaya memanfaatkan semua lahan dilingkungan madrasah dengan semaksimal mungkin agar lahan-lahan yang kosong bisa memiliki nilai manfaat. Disalah satu pojok madrasah dibelakang kelas putri ada lahan sempit yang dimanfaatkan menjadi kebun sayur. Tujuannya untuk membuka wawasan peserta didik untuk melakukan aktivitas bertanam meskipun di lahan sempit dan terbatas yang identik dengan lahan perkotaan. Selain bisa dipanen sayurnya untuk dimasak, lahan tersebut juga berubah menjadi hijau asri dan segar dipandang dari ruang-ruang kelas. Guru dan peserta didik bisa menikmati pemandangan hijau ketika KBM sedang berlangsung. Juga, ide kreatif ini adalah untuk  menunjang pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, diharapkan akan menjadi stimulus untuk memunculkan ide-ide kreatif lainnya agar peserta didik dapat belajar lebih bersemangat, menyenangkan dan relevan sesuai kebutuhan mereka. 

Guru bahasa Inggris kelas 7 (bu Fatimah), bertepatan materi yang sedang diajarkan adalah teks prosedur  mengajak peserta didik kelas 7H untuk memanen, praktek teks prosedur, dan sekaligus membuat karya video pembelajaran. Para peserta didik bersemangat untuk terjun ke kebun dan  memanen bayam untuk diolah sesuai dengan judul tugas mereka masing-masing. Selain memetik sayuran mereka juga antusias untuk membersihkan kebun agar madrasah tetap bersih dan hijau. 

Dari kebun ini, kami bisa melakukan 2 hal sekaligus. Untuk kelengkapan dokumen Adiwiyata, juga memasukkan materi pembelajaran konsep kurikulum merdeka.  Mudah-mudahan MTsN 2 Kota Malang bisa sukses meraih penghargaan Adiwiyata tingkat propinsi Jawa Timur. 

Ditulis Oleh: Fatimah, guru bahasa Inggris MTsN 2 Kota Malang

1 Comment

  1. Kami selaku wali santri MTSN2 kelas 7H sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini, karena Ananda jadi semakin cinta lingkungan dan kreatif mengolah bahan pangan hasil kebun sendiri. Terimakasih kami haturkan kepada MTSN2 terutama Bu Fatimah atas bimbingannya, semoga MTSN2 makin Jaya..Jaya..Jaya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*