Ceria Meng-update dan Upgrade Menjadi Ibu Cerdas Ala Bu Eny Yaqut

Kota Malang- Jumat (26/1/2024) mulai pukul 09.30 WIB, menjelang siang Aula Kantor Kementerian Agama Kota Malang telah dipenuhi ratusan ibu-ibu ASN Kementrian Agama Kota Malang dan para DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kementerian Agama Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Kediri, dan Kabupaten Jombang. Acara pagi menjelang siang ini adalah Bincang Santai bersama Pembina DWP Kementerian Agama Republik Indonesia, Ibu Dr. Hj. Eny Retno Yaqut. Acara tersebut diselenggarakan oleh DWP Kementerian Agama Kota Malang. Sambutan sekaligus ucapan terima kasih dan penyampaian melanjutkan program-program kepengurusan disampaikan oleh ketua DWP Kemeneterian Agama Kota Malang Ibu Hj. Rhoudhoh Quds Shampthon.

Hadirin sangat antusias da tidak sabar ingin berbincang langsung dengan tamu istimewa Ibu Pembina DWP Kementerian Agama RI tersebut. Saat Ibu Dr. Hj. Zulfatul Mufidah Marrom, M.Pd.I. selaku host Bincang Santai memulai acara dan menyerahkan pada Bu Eny, hadirin serentak memberikan applause meriah kepada Ibu Yaqut, sapaan akrab istri Gus Men tersebut. Banyak ibu ASN dan DWP yang tidak sabar serta tertarik ingin segera bertanya kepada istri Gus Men yang cantik dan lincah itu. Karena Bu Yaqut tidak spesifik memberikan materi, beliau langsung membuka Bincang Santai dengan tawaran untuk hadirin bertanya. Sontak, belasan tangan langsung teracung untuk melontarkan pertanyaan kepada ibu yang enerjik ini. Bonus untuk para penanya, foto bersama pendamping orang nomor 1 di jajaran Kementerian Agama RI juga diberikan sebagai fan service dari beliau.

Bu Eny Yaqut sangat banyak membagikan tips, memberikan rumus, hingga menyatakan pendapat kepada para peserta seputar wanita. Beliau menuturkan sebagai seorang wanita apalagi memutuskan menjadi wanita karir hendaknya bisa membagi waktu dan peran sebagai pendamping suami dan ibu dari anak-anak. Kita hendaknya bisa menyeimbangkan antara memberikan dukungan pada suami, bertanggung jawab atas pekerjaan yang diemban, dan mengajak ngobrol suami untuk bermusyawarah dalam menghadapi masalah, ujar Ibu modis tersebut. Beliau juga menambahkan, akan lebih baik lagi jika bisa menjadikan anak-anak sebagai sahabat ibu dengan meluangkan waktu sebagai tempat curhat bagi mereka, tidak membandingkan anak dengan anak orang lain, dan mendampingi anak tumbuh dalam fase mereka. Selain memiliki paket lengkap brain, smart, beauty, dan behavior, Bu Eny Yaqut sebagai ibu muda 4 anak ini juga memiliki public speaking yang bagus, ramah, energik, dan luwes.

Ibu Eny juga memberikan motivasi bahwa seorang perempuan, seorang ibu harus pintar, cerdas dan selalu mengupdate dan upgrade kemampuan diri serta tidak pernah merasa puas dalam belajar. Ibu sebagai madrasatul ula, pendidik pertama bagi anak-anak, harus bisa mencintai diri sendiri agar bisa mencintai anak anaknya. Menurut beliau, ibu juga harus bisa membuat informasi terbuka bagi anak anaknya dan menjadi orang yang ter-update terutama kepada anak anak.

Acara ditutup dengan kutipan dari Al Ghazali ketika mengkategorikan orang yang berilmu dari beliau: Orang yang tahu bahwa dirinya tahu. Orang yang tahu bahwa dirinya tidak tahu. Orang yang tidak tahu bahwa dirinya tahu. Orang yang tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu. Semoga kita tidak termasuk dalam dua kategori terakhir. Amiiin yaa rabbal alamiiin.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*